Menyelami Unik di Desa Trunyan

Menyelami Tradisi Unik di Desa Trunyan

Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan pura, tetapi juga dengan kekayaan budaya yang unik. Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman budaya yang berbeda adalah Desa Trunyan, sebuah desa tradisional yang terletak di tepi Danau Batur, Kintamani, Bali Utara. Desa ini dikenal karena tradisi pemakaman yang unik, yang sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi daya tarik wisata budaya yang langka.

Keunikan utama Desa Trunyan adalah cara masyarakatnya menghormati jenazah. Berbeda dengan tradisi pemakaman umum di Bali, penduduk Trunyan menempatkan jenazah di atas tanah tanpa dikubur atau dibakar, yang dikenal dengan sebutan Mepasah atau Menaruh di Sema Wayah. Jenazah diletakkan di bawah pohon Taru Menyan, yang dipercaya mengeluarkan aroma harum alami sehingga bau jenazah tidak tercium. Tradisi ini mencerminkan hubungan harmonis masyarakat Trunyan dengan alam dan leluhur mereka.

Selain tradisi unik, Desa Trunyan juga menawarkan pemandangan alam yang memesona. Desa ini berada di tepi Danau Batur dengan latar Gunung Batur yang megah. Wisatawan dapat menikmati panorama danau yang tenang, bukit hijau, serta aktivitas nelayan lokal yang sederhana namun menarik untuk disaksikan. Perjalanan menuju desa biasanya ditempuh dengan perahu tradisional, menambah sensasi petualangan dan kedekatan dengan alam.

Budaya masyarakat Trunyan sangat kental. Wisatawan dapat menyaksikan kehidupan sehari-hari penduduk, seperti bertani, memancing, dan membuat kerajinan tangan. Keramahan warga membuat kunjungan ke desa ini terasa hangat dan autentik, sekaligus memberikan pemahaman lebih dalam tentang filosofi hidup mereka yang sederhana namun kaya makna.

Akses menuju Desa Trunyan relatif menantang, karena harus melewati perjalanan darat ke Kintamani, lalu dilanjutkan dengan perahu menyeberangi Danau Batur. Namun, perjalanan ini sebanding dengan pengalaman yang didapat. Wisatawan tidak hanya disuguhi tradisi yang unik, tetapi juga panorama alam danau dan gunung yang luar biasa.

Menyelami tradisi unik di Desa Trunyan bukan hanya tentang wisata, tetapi juga belajar menghargai kearifan lokal dan cara masyarakat menjaga harmoni dengan alam dan leluhur mereka. Desa Trunyan membuktikan bahwa Bali menyimpan banyak rahasia budaya yang langka dan layak untuk dijelajahi oleh wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda.

By admin

Related Post